WEDA, FNc—Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Kamal Abd Fatah bersama staf, memantau banjir di Desa Lelilef Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Halteng.

Kamal saat kunjungan mengatakan,  sebelumnya ada informasi di media sosial (Facebook) , bahwa Desa Lelilef Sawai diterjang banjir. "Jadi kami langsung berangkat menuju lokasi," ungkap Kaban kepada wartawan.

Kaban berharap kepada masyarakat, ketika ada bencana langsung dikomunikasikan dengan BPBD untuk segera diatasi secepatnya,  biar jangan terkesan Pemerintah diam dengan bencana yang terjadi. Karena di medsos itu tidak tahu siapa yang kirim video lalu mempostingnya di akun.

“Kami meminta kalau ada bencana agar koordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan, agar supaya koordinasi sampai ke BPBD,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Lelilef Sawai, Frilex Arbaben Saat dikonfirmasi membenarkan soal banjir yang terjadi Jumat sore (6/3) sekira pukul 14.00 wit.  Banjir ini akibat curah hujan deras sehingga saluran air tidak mampu menahan debit air cukup besar.

Menurutnya,  banjir ini akibat dari saluran air yang tersumbat karena timbunan. Sebab saat ini bangunan Rumah sangat banyak,  sehingga saluran Air Itu ditutup pakai timbunan.

"Untuk banjir dengan ketinggian kurang lebih satu meter itu sampai saat ini tidak berdampak buruk pada masyarakat. Hanya 2 rumah warga yang terkena banjir. Itupun belum ada penghuninya," tandas Kades.(rid)