WEDA, FNc—Pungurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Halmahera Tengah pincah kongsi terkait pemilihan ketua DPD I Partai Golkar Malut yang bakal dilaksanakan Senin 9 Maret dini hari.
Pasalnya sejumlah pengurus DPD II Golkar Halteng kini memutuskan untuk memenangkan Edi Langkara pada Musda Golkar Malut, namun hal itu beda dengan sikap Ketua DPD II Golkar Halteng Sakir Ahmad.
Hal terlihat jelas dalam Ketua DPD II Golkar Halteng Sakir Ahmad tidak menghadiri rapat pleno yang diselenggarakan oleh sejumlah pengurus DPD II Halteng di kediaman Fahris Abdullah.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan partai Golkar Halteng, Aswar Salim mengatakan pengurus DPD II partai Golkar hasil rapat pleno telah memutuskan dukungan kepada Edi Langkara sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Malut.
Namun dalam dalam rapat pleno ini kata Aswar tidak di hadiri oleh Ketua DPD II Sakir Ahmad dan Sekertaris Raden Adam, namun itu tidak bisa mengubah keputusan rapat pleno ini.
"Ketua DPD II, Sakir H Ahmad dan Sekertaris DPD II tidak hadir dalam Pleno untuk mendukung saudara Edi Langkara Sebagai Ketua DPD I Provinsi Malut," ungkap Aswar.Lanjut
Aswar, Rapat Pleno ini dihadiri oleh 17 pengurus DPD II, dalam Rapat ini berdasarkan aspirasi teman teman pengurus DPD II mempunyai satu kesimpulan untuk mendukung Edi Langkara sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara, Keputusan yang kami ambil sudah sesuai dengan mekanisme.
"Karena menurut kami dari kedua kandidat Calon Ketua DPD I Provinsi Malut yakni Alien Mus dan Edi Langkara, maka kami mendukung Edi Langkara yang merupakan kaders tulen partai Golkar yang punya kemampuan di tingkat daerah bahkan di tingkat nasional," jelasnya.
Menurutnya, selain kaders tulen partai Golkar, Edi Langkara juga sudah membawa perubahan yang sangat besar di Halteng, lihat saja di Pileg kemrin beliau mampu membawa Partai Golkar menjadi pemenang pertama dengan meraih Enam Kursi di DPRD Halteng sehingga tidak ada alasan untuk tidak merekomendasikan Edi Langkara Sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Malut.
Ia menambahkan, sudah saatnya Kepemimpinan DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara harus di ganti, karena selama ini ketika Alien Mus menjadi ketua tidak membawa pengaruh apa-apa, karena di pemilihan Gubernur kemarin Golkar kala telak padahal Ketua DPRD Provinsi dari Golkar dan hampir sepuluh Kabupaten Kota itu Ketua DPRDnya dari Partai Golkar sehingga harus di ganti.
Sementara, Ketua Wakil Bidang Kaderisasi, Hairun Amir menambahkan Untuk mencegah jangan sampai terjadi konflik di internal yang berkepanjangan di tubuh partai golkar lagi, sehingga hari ini pengurus bersepakat untuk melakukan Rapat Pleno, dan hasilnya kami memutuskan tiga poin yang pertama, Rapat pleno pengurus harian DPD II Golkar Halteng mendukung calon ketua DPD I Partai Golkar Malut yang di usung oleh DPD II Partai Golkar Halteng atas nama saudara Edi langkara, Kedua, pernyatan atau surat dukungan yang di sampaikan selain yang di usulkan di atas, maka itu adalah sikap pribadi dan tidak melalui Rapat kepengurusan, Ketiga, jika ada pernyataan atau surat dukungan yang di sampaikan selain nama di atas, maka denga ini kami menyampaikan mosi tidak percaya kepada ketua DPD II partai Golkar Halteng.
"Jadi Rapat Pleno tadi sudah mengeluarkan keputusan, dan jika Ketua DPD II Partai Golkar mengeluarkan keputusan sepihak disaat Musda nanti maka kami mengatakan mosi tidak percaya kepada ketua DPD II Halteng," tegas Hairudin.
Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Halteng, Zakir Ahmad mengatakan Semua kader Golkar punya hak untuk bicara mendukung siapa tapi,secara organisasi keputusan untuk mendukung siapa yang jadi ketua DPD I adalah Hak saya sebagai Ketua DPD Golkar Halmahera Tengah yang memutuskan.
Kalau keputusan yang diambil oleh sekelompok pengurus DPD II partai Golkar Halteng menjadi hak,apakah mereka mendukung Elang atau tidak,bagi saya sebagai ketua sudah melakukan hasil rapat pleno dengan pengurus dikecamatan yang ada dihalteng.Kami memutuskan untuk mendukung petahana Alien Mus sebagai ketua DPD I Partai Golkar Malut pada musda nanti,” tandas Zakir.(rid)
Pasalnya sejumlah pengurus DPD II Golkar Halteng kini memutuskan untuk memenangkan Edi Langkara pada Musda Golkar Malut, namun hal itu beda dengan sikap Ketua DPD II Golkar Halteng Sakir Ahmad.
Hal terlihat jelas dalam Ketua DPD II Golkar Halteng Sakir Ahmad tidak menghadiri rapat pleno yang diselenggarakan oleh sejumlah pengurus DPD II Halteng di kediaman Fahris Abdullah.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan partai Golkar Halteng, Aswar Salim mengatakan pengurus DPD II partai Golkar hasil rapat pleno telah memutuskan dukungan kepada Edi Langkara sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Malut.
Namun dalam dalam rapat pleno ini kata Aswar tidak di hadiri oleh Ketua DPD II Sakir Ahmad dan Sekertaris Raden Adam, namun itu tidak bisa mengubah keputusan rapat pleno ini.
"Ketua DPD II, Sakir H Ahmad dan Sekertaris DPD II tidak hadir dalam Pleno untuk mendukung saudara Edi Langkara Sebagai Ketua DPD I Provinsi Malut," ungkap Aswar.Lanjut
Aswar, Rapat Pleno ini dihadiri oleh 17 pengurus DPD II, dalam Rapat ini berdasarkan aspirasi teman teman pengurus DPD II mempunyai satu kesimpulan untuk mendukung Edi Langkara sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara, Keputusan yang kami ambil sudah sesuai dengan mekanisme.
"Karena menurut kami dari kedua kandidat Calon Ketua DPD I Provinsi Malut yakni Alien Mus dan Edi Langkara, maka kami mendukung Edi Langkara yang merupakan kaders tulen partai Golkar yang punya kemampuan di tingkat daerah bahkan di tingkat nasional," jelasnya.
Menurutnya, selain kaders tulen partai Golkar, Edi Langkara juga sudah membawa perubahan yang sangat besar di Halteng, lihat saja di Pileg kemrin beliau mampu membawa Partai Golkar menjadi pemenang pertama dengan meraih Enam Kursi di DPRD Halteng sehingga tidak ada alasan untuk tidak merekomendasikan Edi Langkara Sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Malut.
Ia menambahkan, sudah saatnya Kepemimpinan DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara harus di ganti, karena selama ini ketika Alien Mus menjadi ketua tidak membawa pengaruh apa-apa, karena di pemilihan Gubernur kemarin Golkar kala telak padahal Ketua DPRD Provinsi dari Golkar dan hampir sepuluh Kabupaten Kota itu Ketua DPRDnya dari Partai Golkar sehingga harus di ganti.
Sementara, Ketua Wakil Bidang Kaderisasi, Hairun Amir menambahkan Untuk mencegah jangan sampai terjadi konflik di internal yang berkepanjangan di tubuh partai golkar lagi, sehingga hari ini pengurus bersepakat untuk melakukan Rapat Pleno, dan hasilnya kami memutuskan tiga poin yang pertama, Rapat pleno pengurus harian DPD II Golkar Halteng mendukung calon ketua DPD I Partai Golkar Malut yang di usung oleh DPD II Partai Golkar Halteng atas nama saudara Edi langkara, Kedua, pernyatan atau surat dukungan yang di sampaikan selain yang di usulkan di atas, maka itu adalah sikap pribadi dan tidak melalui Rapat kepengurusan, Ketiga, jika ada pernyataan atau surat dukungan yang di sampaikan selain nama di atas, maka denga ini kami menyampaikan mosi tidak percaya kepada ketua DPD II partai Golkar Halteng.
"Jadi Rapat Pleno tadi sudah mengeluarkan keputusan, dan jika Ketua DPD II Partai Golkar mengeluarkan keputusan sepihak disaat Musda nanti maka kami mengatakan mosi tidak percaya kepada ketua DPD II Halteng," tegas Hairudin.
Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Halteng, Zakir Ahmad mengatakan Semua kader Golkar punya hak untuk bicara mendukung siapa tapi,secara organisasi keputusan untuk mendukung siapa yang jadi ketua DPD I adalah Hak saya sebagai Ketua DPD Golkar Halmahera Tengah yang memutuskan.
Kalau keputusan yang diambil oleh sekelompok pengurus DPD II partai Golkar Halteng menjadi hak,apakah mereka mendukung Elang atau tidak,bagi saya sebagai ketua sudah melakukan hasil rapat pleno dengan pengurus dikecamatan yang ada dihalteng.Kami memutuskan untuk mendukung petahana Alien Mus sebagai ketua DPD I Partai Golkar Malut pada musda nanti,” tandas Zakir.(rid)