SOFIFI, FNc—Janji gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba dalam kampanye lalu, yakni akan membangun jembatan di sungai Desa Kawata, Kecamatan Mangoli Utara Timur Kabupaten Kepulauan Sula, mulai disorot anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut). Karena sejauh ini, gubernur dinilai tidak hiraukan janji yang pernah dilontarkan saat kampanye tahun 2018 lalu. Apalagi, bentangan jembatan di atas kali selebar 70 meter ini, tentu sangat dibutuhkan siswa, guru, dan masyarakat umum  di Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kepsul.

Anggota Komisi IV DPRD Malut, Abdul Malik Silia kepada koran ini, Selasa (10/3) kemarin, menuturkan, soal merancang anggaran bangun jembatan sebenarnya tugas Komisi III, serta Komisi II. Tapi karena akses penyebrangan di kali tersebut terkait siswa dan guru, yakni SMKN 1 Mangole Utara, berarti Komisi IV juga harus dilibatkan. Sehingga harus dilakukan komunikasi dengan Komisi III dan Komisi II untuk menindaklanjuti janji yang tidak ditepati gubernur Malut itu.

Untuk komunikasi dengan gubernur, kata Ketua Fraksi KNBK Deprov ini, sudah disuarakan ke gubernur. Hanya saja belum ada respon balik Pemrov. Apalagi sudah mendekati Ujian Nasional tingkat SMA/SMK. Dikhawatirkan saat ujian, lalu terjadi banjir di kali itu. tentu guru dan siswa sangat kesulitan melewati kali tersebut.

"Bayangkan, jika menjelang ujian lalu hujan lebat. Pasti kali akan keruh dan banjir. Kalau kondisi itu terjadi, siswa dan guru pun mau tidak mau harus menyeberang, meski mempertaruhkan nyawa," ungkapnya.

Politisi PKB ini juga mendesak gubernur, untuk segera memerintahkan dinas terkait untuk membangun jembatan tersebut segera. Ia juga meminta gubernur menggunakan anggaran tanggap darurat. Agar di kemudian hari, tidak terjadi musibah lebih parah, apalagi sampai jatuh korban jiwa misalnya, karena terseret banjir.

Sebab, video yang sempat viral di media sosial terlihat sangat ngeri. Ketika melihat guru dan siswa menyebrang di kali tanpa ada alat penyelamatan. "Masalah ini kami akan terus dorong, sampai Pemrov membangun jembatan di tempat tersebut," tandasnya.(dmn)